Selasa, 15 Desember 2020

Pentigraf Kasus Rika

Seorang ibu muda telah datang pagi-pagi sekali di ruang tamu Kepala Sekolah. Dengan pakaian rapi  tetapi sedikit menyolok karena memakai bawahan merah, ada pemerah di bibirnya .  Tas kecil ditentengnya, berisi surat panggilan sekolah salah satunya. Dia  menghadap Kepala Sekolah pagi ini terkait Rika putranya yang masih kelas 3.

            Kepala Sekolah dan wali kelas menanyakan beberapa hal sebelum meneruskan  penjelasannya. Pertanyaan yang diajukan adalah seputar pergaulan putranya di rumah dan di lingkungannya, termasuk pemberian  uang saku  sehari-hari. Sontak saja si ibu muda menjadi tersinggung dan menanyakan inti persoalan putranya. Kepala Sekolah pun akhirnya menjelaskan bahwa putranya terlibat  kasus “kehilangan” uang di kelasnya. Ibu Muda itu pun semakin tidak terima dengan tuduhan  pihak sekolah terhadap putranya. Mukanya memerah, siap marah.

            Benar saja . Suara  keras ibu muda bak meriam meledak bersautan tak  berhenti dengan segala pembelaannya, terdengar sampai ruang sebelah. Setelah selesai ibu muda mencurahkan  kekesalannya, sepi sesaat.  Guru kelas 3 pun mengeluarkan androidnya dan mengajak ibu muda melihat sesuatu. Sesaat ibu muda itu ragu sebelum melihatnya. Tampaklah video rekaman  putranya sedang “beraksi” di kelas sendirian, dan rekaman itu diulang kesekian kalinya.  Ibu muda tercekat, diam lalu terisak minta maaf. Sayup-sayup nyanyian  Rosa terdengar di TV sebelah. Berakhirlah drama satu babak pagi ini.  

 

 

Blitar, 15 Desember 2020

 

 



 

2 komentar:

  1. Wah Tema, alur, tokoh, dan latarnya bagus. Twistnya juga mantap.
    sukses pak.

    BalasHapus
  2. Mantap,,saya berasa jadi pemerannya🤭🤭

    BalasHapus