Selasa, 28 November 2023

Mengikat Tekad di Buku Puisi




Oleh : Hariyanto

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah swt, sampai saat ini masih bisa berkolaborasi dengan Cak Inin dan kawan-kawan pecinta Puisi 2.0 untuk berkreasi dalam menulis Puisi 2.0. Kali ini dengan tema Sumpah Pemuda, mengenang salah satu tonggak  penting perjuangan Bangsa Indonesia utamanya tekad yang sama untuk persatuan bangsa, baik dalam bertanah air, berbangsa dan berbahasa yang sama Indonesia.

Ya mengenang peristiwa 95 tahun yang lalu saat negeri ini dijajah oleh kolonial Belanda. Semua kebebasan dibatasi, termasuk berorganisasi dan berbahasa yang sama. Karena penjajah jelas lebih tahu bahwa persatuan suatu negeri akan membawa akibat goyahnya negeri jajahan. Dan saat Sumpah Pemuda dikumandangkan, dibawah tekanan penjajah hasil kongres Pemuda itu adalah karya yang luarbiasa.

Sebagai penerus bangsa, kita berusaha merajut intisari perjuangan, melalui suara batin yang berwujud semangat dan tekad untuk selalu merdeka dari penjajahn. Maka tekad bersatu dan tekad merdeka dalam banyak segi kehidupan adalah nilai hidup yang sangat mulia untuk dilestarikan. 

Puisi-puisi berikut adalah karya penulis yang ikut meramaikan isi buku antologi : Mengikat Tekad Bagimu Negeri." yang khusus menyajikan model Puisi 2.0 dengan ciri khusus susunan kata yang  tidak lebih dari 20 kata. Puisi ini termasuk upaya melestarikan nilai luhur, semangat persatuan dan pengabdian pada bangsa Indonesia.  Bersama 13 penulis di dalamnya semua menyuarakan nilai-nilai luhur tersebut sebagai penanda bahwa kami semua sangat mencintai negeri elok "Indonesia" ini. Semoga terhibur. Aamiin. 

  1. AKU INGIN

@Hariyanto

 

aku ingin

menatap

seorang pemuda berdiri

perkasa

di puncak kearifan

menatap luas samudera

bijaknya melambungkan negeriku

di langit suci

 

Blitar , 231023

 

 

  1. INDONESIAKU

@Hariyanto

 

cahya semburat

semburat semangat

di langit timur menyapa

aku cinta mati

Indonesiaku

 

negeri elok

aman

di tengah derai

bising mesiu

bernafsu

 

Blitar, 221023

 

  1. ADALAH INDAHNYA BERSATU

@Hariyanto

mata air memancar

senandung rindu

bersayup

dari

muara dendang

di tengah pernik cahaya

terbesit indah

memukau

kemilap jiwa menyatu

Indonesiaku

 

Blitar, 81023

 

 

 

 

 

  1. SAYAP GARUDA

@Hariyanto

 

ketika sayapnya terkembang

terbukalah

cakrawala itu

indah pandang

permata kilau menawan

membentangi 

lautan

ombaknya bergolak

menghempas

bebas

 

Blitar, 81023

 

 

 

 

 

  1. FAJAR DI LANGIT TIMUR

@Hariyanto

 

fajar di langit timur

timur

berlalu

begitu saja

namun tatapan mata

hati

Indonesiaku

mengikat kuat tekad

satukan

persamaan

 

 

Blitar, 2 1023




2 komentar: