Senin, 31 Januari 2022

BERSAMA CUCU DAN DOANYA



Oleh. Hariyanto


Tawa canda memecah

Ruangan pun meriah

Penuh dengan letupan kata

Lucu dan manja

Seribu ekspresi tercipta

Dalam seribu liuk

Antara tubuh dan suara

Berceloteh tentang dirinya

Menjadi manusia hebat

Penyanyi hebat

Petinju kuat

Hakim bijak

Ulama dan guru bernasihat

Orangtua bertutur kata

Tangisnya menghias pintanya

Yang harus dipenuhi

Untuk menggaris nasib

Di kemudian hari

Kosa katanya dihambur

Di tengah lunglai menjelang tidur

Sambil merengek berumbak

Di atas pundak Bapak

Atau dibelaian Ibu

Sambil menunjuk waktu

Saat terlelap

Menyambut mimpi.

Tidur katamu

Tutup pintu

Daaaa....

Ada mimpi indah

Di selimut hangat

Terimakasih Bapak Ibu

Dan semua saja

Yang mengantar firman-Nya

Di antara bermainnya hari ini

Puji syukur ya Rabbi

Aku menjadi buah hati

Yang sangat disayangi

Lindungilah tidurku malam ini

Rabbi.....

Sang Cucu tertelap

Malaikut pun tersenyum

Diberinya selimut mimpi

Menemani lelapnya

Tidur malam ini. 


(Blitar, 31 01 2022)

 

 


18 komentar:

  1. Salam literasi..sehat selalu tuk cucunya dn keluarga..

    BalasHapus
  2. Mantap kalau sudah berpuisi, Pak Hary

    BalasHapus
  3. Cucu pun bs dipuisikan. Memang Pak Har.... Top...

    BalasHapus
  4. Puisi nan indah..selamat bermimpi
    Esok kan dapati senyum mentari
    Menjemput hari yang lebih berarti
    Salam literasi

    BalasHapus
  5. Wah, puisinya keren mengalir indah.

    BalasHapus
  6. Kehangatan dalam sebuah keluarga yang dituangkan dalam sebuah puisi. Sejuk dibaca dan mengalir dengan indah.

    BalasHapus
  7. Berbahagia kumpul bersama keluarga. Menjadi sebuah puisi yang keren.

    BalasHapus