Kamis, 16 September 2021

DI ATAS TANAH PEKUBURAN

 


DI ATAS TANAH PEKUBURAN

Oleh Hariyanto

 

Sayangnya. Tempat itu kini berubah menjadi semacam pos anak-anak muda untuk mabuk. Orang kampung jadi resah. Mereka melaporkan hal itu ke RT dan RW setempat. Mereka yang datang ke tempat itu adalah pemuda luar kampung. Hanya ada 2 pemuda kampung menemani.....pesta mabuk. Mareka sudah tidak ingat lagi bahwa lokasi itu tepat di atas tanah pekuburan.

RT dan RW sangat tanggap dengan laporan warga. Mereka satu kata menolak adanya kegiatan minum minuman keras. Pemuda itu semua diperingati dengan keras dan  diusir dari sana. Namun seperti main kucing-kucingan mereka akan datang lagi belum sampai seminggu kemudian.

Akhirnya seorang ustadz muda berinisiatip menebang seluruh pohon seizin pemilik lahan, dan disulaplah menjadi kebun nanas. Tempat itu kini penuh tanaman nanas berduri nan subur. Anak pemabuk sudah hilang karena dilatih bertani di atas tanah pekuburan itu. Anak muda disadarkan dengan adanya suara rintihan dari kuburan bermohon ingin kembali ke dunia berbuat amal kebaikan. Setidaknya menanam pohon nanas.

 

Blitar, 16 September 2021

#edisimengingatmati

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar