Jumat, 08 Juli 2022

Mengenal Kurikulum Merdeka


 

Oleh : Hariyanto

Kumer demikian dipendekkan istilah Kurikulum Merdeka, menjadi satu bahasan yang menarik dalam dunia pendidikan saat ini. Disamping sebagi kebijakan baru Mendikbudristek juga menyangkut kepentingan  orang banyak, khususnya guru , siswa dan orangtua. nantinya. Sebuah kebijakan yang dianggap strategis dan harus sesegera mungkin dilaksanakan mulai tahun 2022 sambil terus diperbaiki dalam pelaksanaannya sampai tahun 2024 nanti.

Apa sebenarnya Kumer itu ?

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu sebagaimana termaktub dalam Ketentuan Umum UU No. 20 Tahun 2003.

Dalam buku Kajian Akademik terbitan Badan  Kurikulum dan Standar Assesmen Pendidikan berjudul “ Kurikulum untuk Pemulihan Pembelajaran’” disebutkan  “kurikulum yang terbentuk oleh Kebijakan Merdeka Belajar akan berkarakteristik fleksibel, berdasarkan kompetensi, berfokus pada pengembangan karakter dan keterampilan lunak (soft skills), dan akomodatif terhadap kebutuhan dunia” (Permendikbud Nomor 22 Tahun 2020, p.55). Dalam pengembangan karakter juga dilandasi oleh filosofi dari Bapak Pendidikan kita Ki Hajar Dewantara “menurut Dewantara, dicapai melalui pengembangan budi pekerti.”

Menurut Direktorat Pendidikan Dasar dijelaskan Kurikulum Merdeka   adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

 

Ada sisi kebaharuan di Kumer ini karena ada Projek Profil Pelajar Pancasila di dalamnya. Projek ini harus dilaksanakan dalam satu periode tertentu dan dengan tahapan tertentu sampai pada puncaknya.

Dapat disimpulkan bahwa kehadiran Kumer ini disamping untuk pembaharuan dalam Kurikulum juga untuk tujuan pemulihan pembelajaran akibat adanya Pandemi Covid 19 selama 2 tahun yang lalu.

Kurikulum Merdeka meneruskan proses peningkatan kualitas  pembelajaran yang telah diinisiasi kurikulum-kurikulum  sebelumnya, Yaitu berbasis kompetensi, fleksibel dan karakter Pancasila. Kurikulum Merdeka menguatkan praktik kurikulum berbasis konteks  satuan pendidikan yang sudah diatur dalam kurikulum-kurikulum  sebelumnya.

Ada beberapa istilah baru yang bisa disejajarkan dengan istilah pada kurikulum 2013 yaitu adanya Capaian Pembelajaran untuk menggambarkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar, dan Tujuan Pembelajaran adalah hasil analisis KI dan KD dari Capaian Pembelajaran. Hl lain yang harus dilakukan oleh guru sebagai pelaku utama dalam kurikulum ini adalah membuat modul ajar yang akan disajikan kepada para siswanya. Sementara metode, pendekatan dan teknik pembelajaran tidak banyak berubah dari kurikulum sebelumnya yang berbasis kompetensi.

Menyambut tahun pembelajaran baru 2022 /2023 ini sudahkah para Guru dan Kepala Sekolah siap menghadapinya. Semoga semua nanti berjalan lancar. Aamiin.

 

Blitar, 7 Juli 2022


Tidak ada komentar:

Posting Komentar