Sabtu, 02 Oktober 2021

PUISI 2.0 ; SEHAT DAN SYUKUR

 




1.     SEHAT

Oleh : Hariyanto

 

Sehat itu menjadi sangat berasa

Ketika sakit menindihnya

Merangkul dan menjatuhkannya

Dalam peri tak tertahan

Hingga kembali pulih.

 

2.     SYUKUR

Oleh : Hariyanto

 

Dalam kepedihan tiada tara

Masih mampu menatap

Warna putih dinding yang kuat

Melekat

Di dasar hati pasrah.

 

Blitar, 2-10-2021



Catatan Tentang Puisi 2.0  :


Malam ini saya mencoba mulai  menuliskan sebuah puisi yang tersusun tidak lebih dari 20 kata. Puisi 2.0  itu namanya. Semoga bisa menghibur hati. Aamiin. 

Menurut kisahnya puisi 2.0 adalah sebagai berikut:

Puisi 2.0 merupakan model puisi yang dikreasi oleh Dr. Endang Kasupardi saat menyelesaikan studi S3 di UPI 2010. 

Puisi ini lahir sebagai antisipasi jawaban atas perkembangan zaman yang serba cepat dan digital dengan tingkat kesibukan orang yg luar biasa. Dgn kondisi ini ke depan tidak ada lagi waktu untuk menulis atau membaca dan menikmati puisi yang panjang. Bgm caranya dalam waktu terbatas orang masih sempat menikmati puisi, maka solusinya harus dibuat puisi yang hemat kata tapi bermakna. Atas dasar itulah lahir puisi yang hanya maksimal 20 kata tapi bermakna



6 komentar:

  1. Mantab dan keren model baru 2.0

    BalasHapus
  2. Bagus selali Pak .saya ingin juga memcoba membuatnya karena baru perymtama kali tahu dengan puisi 2.0. Terima kasih Pa Dr,Endang Kasuparti atas puisi 2.0 .menambah warna Puisi nusantara.Saya Elok Dewi dari Padang Sumbar

    BalasHapus
  3. Singkat praktis dan efisien puisi 2.0
    Bagus di era digital ini.

    BalasHapus
  4. Wah ada lagi jenis puisi baru. Pak Hari ini memang keren puisi2nya. Trims ya.

    BalasHapus