Selasa, 08 Juni 2021

Pentigraf Mabuk Darat


sumber : idntimes.com


Pentigraf Mabuk Darat

@ hariyanto

 

Pelatihan di pusat kota Provinsi Surabaya memang menarik sekaligus membuat berat bagi Bu Guru Karmila. Seorang guru muda yang trampil dan cakap karenanya sering terpilih sebagai peserta diklat. Satu keberatan baginya adalah tidak bisa naik kendaraan umum darat untuk perjalanan jauh. Apalagi kali ini bisa 6 jam perjalanan. Pasti akan menyiksa dirinya yaitu mabuk darat.

Karena tugas negara, dan terpilih hanya 4 orang di kotanya maka dengan amat terpaksa Bu Guru berangkat. Benar saja belum sampai seperempat perjalanan isi perutnya seperti diaduk-aduk. Huak huak telah menguras isi perutnya sampai tinggal tetesan air ludahnya sendiri. Wajahnya pucat badan dingin, pusing, mual mata pun gelap. Semua bercampur satu hingga dia tertidur di satu Rumah Sakit di Surabaya.

Salah satu teman membawanya ke salah satu Rumah Sakit, karena terburu-buru hanya sempat titip pesan, “ Tolong dirawat Sus, teman saya ini mabuk.” Selepas dari ICU Bu Guru dipindahkan dalam bangsal tersendiri. Lamat-lamat terdengar suara Suster bicara .” Sudah jelek mabuk lagi....!” Bu Karmila hendak bangkit dan memukul Suster yang nglantur, tetapi dirinya sangat lemah. Sekilas tampak di kelilingnya, tergeletak orang-orang bertato dengan bau alkohol. Bagai melihat setan Bu Karmila ingin segera bangun membanting Suster cerewet yang tidak tahu  bahwa dirinya seorang guru.

 

Blitar,  8 Juni 2021

By. Hariyanto

3 komentar:

  1. Waduh ikut prihatin sama bu Guru Karmila..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Bu..... terimakasih atas kunjungannya. Salam literasi

      Hapus
  2. Salah kamar...
    Suster mana suster, pengen diketok
    Heheheh

    BalasHapus